Kuytanda.com | JEMBER – Pada acara grand Opening gedung Jember Nusantara dan Upacara hari jadi kota Jember di adakan di alun alun, acara demi acara telah di pertontonkan dan dilalui, giliran penampilan seni tari kolosal yang di bawakan sekitar 212 siswa siswi SMPN 01 Ambulu tampil memukau, tepuk tangan riuh dari pengunjung dan penonton acara hari jadi kota Jember.
Pantas saja jika tampilan tarian kolosal itu mendapatkan apresiasi berupa piagam penghargaan yang diberikan langsung oleh Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU ASEAN Eng kepada Eny Kartika, selaku Guru seni tari SMPN 01 Ambulu.
“Saya telah mengembangkan seni tari dan musik tradisi sejak bertugas di SMPN 1 Ambulu,” kata Eny.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di era globalisasi ini, tentu tidak mudah mengajak siswa untuk mencintai seni dan budaya tradisi karena tradisi budaya dan tari tarian sangat sulit untuk di pelajari siswa dan siswi ujarnya, tapi sebagai guru tari di lembaga itu beliaunya terus berupaya memperkenalkan beragam seni dan musik tradisi, diantaranya tari tarian, karawitan, reog dan patrol.
“Itu saya kenalkan terus kepada anak anak, sehingga mereka terbiasa, sentuhan tradisi itu dalam keseharian mereka,” paparnya.
Melalui proses panjang, Eny terus tak patah semangat untuk mengajak siswa siswinya memahami seni dan budaya tradisi, dengan cara terus melibatkan diri dalam berbagai even, di berbagai daerah dan sampai ke kancah internasional.
“Prestasi yang telah dicapai dan di ukur membuat kebanggaan tersendiri kepada anak anak, sehingga akan menjadi penyemangat dan sesuatu yang berbeda pada diri anak,” ungkapnya.
Prestasi cukup membanggakan yang sudah diraih SMPN 01 Ambulu, mendapatkan predikat sebagai sekolah pelestari seni tradisi di Jawa Timur, yang dinilai fasilitas guru, sekolah dan dukungan masyarakat di sekitar lembaga pendidikan.
“Kami mendapatkan predikat itu sejak tahun 2006, dan sampai sekarang terus menerus di gembleng biar mendapatkan hasil atau prestasi yang membanggakan” pungkasnya.









